IKLAN

Tampilkan postingan dengan label Soal dan Pembahasan Perhitungan Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soal dan Pembahasan Perhitungan Kimia. Tampilkan semua postingan

2014/11/22

Contoh Soal dan Pembahasan Perhitungan Kimia



Soal dan Pembahasan Perhitungan Kimia

1.        Suatu sampel gas CH4 (Metana) dibakar dengan sejumlah Oksigen yang tidak mencukupi untuk berlangsungnya pembakaran sempurna. Hasil pembakarannya adalah campuran gas CO, CO2 dan uap H2O yang berat totalnya adalah 24,8 g. Setelah uap air dipisahkan dari gas CO dan CO2. Ternyata diperoleh berat 12,6 g.
a.       Tuliskan reaksi pembakaran tidak sempurna gas CH4 yang menghasilkan H2O dan CO
b.       Tuliskan reaksi pembakaran sempurna gas CH4 yang menghasilkan H2O dan CO2
c.       Berapa massa gas CH4  yang dibakar?
d.       Berapa gas CO dan CO2 yang terbentuk
e.       Berapa total volume gas CO dan CO2 yang terbentuk dalam keadaan standart (Volume molar gas=22,4 L)?
Pembahasan
a.       CH4 +        3/2 O2                   →       CO     +        2H2O
b.       CH4 +        2O2              →       CO2    +        2H2O
c.       Massa CH4 Yang Dibakar adalah..
Massa CO   +   Massa CO2    = 12,6 g
Sehingga massa H2O = 24,8 g  - 12,6 g  = 12,2 gram
Massa H pada H2O   =  Massa H pada CH4
(2/18) x  12,2           =  (4/16)    x   massa CH4
Massa CH2    = 5,42 g
d.       Massa gas CO dan CO2 yang terbentuk adalah...
Massa C pada CO  + Massa C Pada CO2        = Massa C pada CH4
((12/28) x massa CO)   + ((12/44)  x (12,6 – massa CO)       = ((12/16) x 5,42 g)
(3/7  - 3/11 )  x  massa CO )   +  3,436  =  4,065
0,156 x massa CO  = 0,628
Massa CO = 0,628 / 0,156       =  4,03 g
Massa CO2          =  12,6 – 4,03                   = 8,57 gram
e.       total volume gas CO dan CO2 yang terbentuk dalam keadaan standart (Volume molar gas=22,4 L)?
Mr CO = 28, Mr = 44
Volume COSTP           = mol  x 22,4 L
                                 = (4,03/28)  x 22,4 L/mol          = 3,22 L
Volume CO2 stp          = mol  x 22,4 L
                                 = (8,57/44)  x 22,4 L/mol          = 4,36  L
Sehingga Volume Total = 3,22 L   +  4,36  L   =  7,58 L

2.              Suatu senyawa Organik yang terdiri dari C,H,O dan N ternyata mengandung C=40,6% dan H=8,5 %. Sebanyak 0,2 gram sampel dididihkan dengan NaOH berlebih akan menghasilkan Amoniak (NH3) yang dapat dinetralkan oleh 71 ml HCL 0,05 M
Pertanyaan
a.       Tentukan rumus empiris senyawa Organik tersebut
b.       Tentukan satu struktur yang mungkin
Pembahasan
a.    Menentukan Rumus Empiris senyawa Organik
Massa CaHbNcOd       = 0,2 gram = 200 mg
Kadar C        = 40,6%
Kadar H        = 8,5 %
Kadar N        = ?
Kadar O        = ?
Amoniak (NH3) yang dapat dinetralkan oleh 71 ml HCL 0,05 M
Artinya mol NH3       = mol HCl
                               = 71 ml  x  0,05 M       = 3,55 mmol
Massa NH3               = mol  x Mr NH3
                                                                 = 3,55 mmol   x  17 mg/mol     = 60,35 mg
Massa  N dalam NH3            =  (14/17)  x 60,35 mg             = 49,7 mg
Kadar N dalam Senyawa Organik
(49,7 mg /200 mg)  x 100 % = 24,9 %
Kadar O dalam Senyawa Organik
Kadar O        = 100 – (Kadar C + kadar H  + kadar N)
                     = 100 – (40,6+8,5+24,9)
                     = 26 %
Perbandinga Mol C:H:N:O     = (40,6/12)  :  (8,5/1)  :  (24,9/14)  : 26/16
                                             = 2:5:1:1
Jadi Rumus Empiris Senyawa adalah C2H5NO

b.    Struktur Yang mungkin terjadi
H3C-CH-N=OH

2014/11/19

Contoh Soal dan Pembahasan Struktur Atom, SPU dan Ikatan Kimia


SOAL DAN PEMBAHASAN KIMIA
STRUKTUR ATOM, SISTEM PERIODIK UNSUR DAN IKATAN KIMIA

  1. Perhatikan tabel dibawah ini
Unsur A
Nomor Atom
Nomor Massa
A
3
7
B
18
40
C
8
16
D
12
24
E
19
19

         Pertanyaan
a.       Buatlah struktur elektronnya
b.       Unsur manakah yang mempunyai neutron sebanyak 22 dalam setiap atomnya
c.       Unsur manakah yang merupakan suatu gas mulia
d.       Apa jenis ikatan antara C dan E, Sebagai Ikatan Ionik atau Kovalen?
e.       Sebutkan 2 unsur yang jika membentuk ion akan isoelektronik dengan neon
f.        Unsur manakah yang mempunyai golongan yang sama dalam SPU
g.       Unsur manakah yang potensial ionisasinya paling rendah
h.      Unsur manakah yang afinitas elektronnya paling besar
Pembahasan
a.     
Unsur A
Nomor Atom
Nomor Massa
Stuktur Atom
A
3
7
2,1
B
18
40
2,8,8
C
8
16
2,6
D
12
24
2,8,2
E
19
39
2,8,8,1

b.    Unsur yang mempunyai neutron sebanyak 22 adalah unsur B
Neutron = Nomor Massa – Nomor atom
Unsur A
Nomor Atom
Nomor Massa
Jumlah Neutron
A
3
7
4
B
18
40
22
C
8
16
8
D
12
24
12
E
19
19
20

c.    Unsur yang merupakan suatu gas mulia adalah  unsur B karena mempunyai 8 elektron valensi

Unsur A
Nomor Atom
Stuktur Atom
A
3
2,1
B
18
2,8,8
C
8
2,6
D
12
2,8,2
E
19
2,8,8,1

d.    jenis ikatan antara C dan E adalah Ikatan Ionik
·           Dilihat dari Konfigurasi elektronnya
*        Atom C mempunyai elektron valensi 6, Sehingga atom tersebut dalam ikatan kimia akan lebih mudah menerima 2 elektron, dan atom tersebut bukan logam karena Elektron valensi 6 artinya terletak pada golongan VIA
*        Atom E mempunyai elektron valensi 1, Sehingga atom tersebut dalam ikatan kimia akan lebih mudah melepas  1 elektron, dan atom tersebut  logam karena Elektron valensi 1 artinya terletak pada golongan VIA
*        Sehingga kedua atom tersebut jika berikatan akan membentuk IKATAN  IONIK Yaitu ikatan yang terbentuk dari serah terima elektron, atau ikatan antara atom logan dan non logam

e.    Unsur yang jika membentuk ion akan iso-elektronik dengan neon adalah C dan D
Iso-elektronik dengan neon artinya  susunan elektronnya sama denan neon.
·           Atom Neon (Ne) mempunyai nomor atom 10 sehingga Jumlah elektron Ne = 10
·           Unsur C mempunyai nomor atom 8 sehingga untuk mendapatkan elektron 10 attom C akan menangkap 2 elektron, dan menjadi ion C2-
·           Atom D mempunyai nomor atom 12 sehingga untuk mendapatkan elektron 10 atom D akan melepas  2 elektron, dan menjadi ion C2+

f.     Unsur yang mempunyai golongan yang sama dalam SPU adalah Unsur A dan E

Unsur A
Nomor Atom
Stuktur Atom
A
3
2,1
B
18
2,8,8
C
8
2,6
D
12
2,8,2
E
19
2,8,8,1

·      Unsur yang mempunyai elektro valensi yang sama dalam SPU akan menempati golongan yang sama. Unsur A dan E memiliki elektron valensi sama yaitu 1

g.    Unsur yang potensial ionisasinya paling rendah adalah E
·         Potensial ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar suatu atom. Jika jari-jari atom paling panjang energi yang dibutuhkan paling sedikit
·      Atom E mempunyai jari-jari atom paling panjang, karena mempunyai jumlah kulit terbanyak yaitu 4, sehingga Potensial energi ionisasinya paling rendah

h.    Unsur yang afinitas elektronnya paling besar adalah Aom C
·           Afinitas Elektron adalah adalah besarnya energi yang dibebaskan satu atom netral dalam wujud gas pada waktu menerima satu elektron sehingga terbentuk ion negatif.
·           Atom yang mempunyai jari-jari atom paling kecil maka afinitas elektronnya terbesar.
·           Atom C mempunyai 2 kulit atom dan mempunyai muatan inti besar +8 sehingga akan memiliki afinitas elektron paling besar

Terima kasih, 
 langan Lupa Comentarnya

POPULER